Rasulullah Saw bersabda :

“ Suatu Umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa-dosa di antara keduanya dan tidak ada imbalan bagi  haji mabrur kecuali surga.” (H.R. Bukhari).

Rasulullah Saw bersabda :

“Barangsiapa berangkat ke Baitullah (rumah Allah), kemudian tidak berkata kotor dan tidak berbuat dosa, dia akan terbebas  dari dosa-dosanya seperti bayi  yang baru  dilahirkan” (Muttafaq ‘Alaih).

Kedua Hadits Shahih diatas menjelaskan bahwa ibadah umrah bisa menjadi penggugur bagi dosa-dosa apabila dilakukan dengan ikhlas dan pelaksanaannya sesuai sunnah Rasulullah Saw. Karena itu, luruskan niat, mantapkan jiwa bahwa kita berumrah benar-benar ingin memenuhi panggilan Allah Swt, benar-benar mau mengabdikan diri kepada-Nya.

Jadikanlah umrah sebagai sarana introispeksi diri, perbaikan diri dan sebagai sarana untuk meminta pertolongannya, karena Allah menjanjikan akan mengabulkan segala permintaan hamba-Nya saat di tanah suci apabila permintaan tersebut akan menjadi kebaikan, namun kalau permintaan itu menurut Allah akan menjadi keburukan, maka Allah akan mencatatnya sebagai amal shaleh.

Rasulullah Saw bersabda :

“Jama’ah haji dan umroh  adalah tamu Allah. Allah menyeru mereka, lalu mereka pun menyambut seruannya. Mereka meminta kepada-Nya dan Allah pun akan mengabulkannya” (HR. Bukhari)

Setiap orang pasti merindukan Tanah Suci, apalagi Ka’bah di Tanah Haram Makkah. Di tempat tersebut ada dua aktivitas ibadah yang mulia yaitu umrah dan haji.

Umrah (bahasa Arab: عمرة) adalah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.

Pada istilah teknis syari’ah, Umrah berarti melaksanakan Tawaf di Ka’bah dan Sa’i antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari Miqat. Sering disebut pula dengan haji kecil.

Perbedaan Umrah dengan Haji adalah pada waktu dan tempat. Umrah dapat dilaksanakan sewaktu-waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah, sedangkan Haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara tanggal 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.

Umroh adalah jihad sebagaimana ibadah haji, menghapus dosa di antara dua umrah,  menghilangkan kefakiran dan menghapus dosa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *